106.780 Jiwa di Karawang Berpenghasilan Rp 11.000 per Hari

KARAWANG,– Kepala Bidang Pembiayaan Monitoring dan Evaluasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Ani Muthia membeberkan data jumlah penduduk kategori miskin ekstrem di Karawang mencapai 106.780 jiwa. Di antara indikator kategori miskin ialah, karena pendapatan warga Rp11 ribu per hari.

Sesuai dengan laporan, kata Ani, angka kemiskinan di Karawang pada tahun 2020 mencapai 195.410 jiwa atau 8,26 persen dari total jumlah penduduk Karawang yang mencapai 2,3 juta jiwa. Dia juga menyampaikan, dari angka kemiskinan yang mencapai 195.410 jiwa tersebut, sekitar 4,51 persen atau 106.780 jiwa kategori kemiskinan ekstrem.

“Sesuai dengan data BPS (Badan Pusat Statistik), sebanyak 106.780 jiwa yang miskin ekstrem itu tersebar di sejumlah wilayah Karawang, bukan di 25 desa saja. Di antara indikator kategori miskin ialah karena pendapatan warga Rp11 ribu per hari,” kata Ani kepada wartawan.

Khusus jumlah penduduk yang berkategori miskin ekstrem di 25 desa tersebut, saat ini masih proses validasi dengan mengacu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Karawang. Ani menyampaikan kemiskinan ekstrem di Karawang tidak hanya tersebar di 25 desa di lima kecamatan.

Namun, untuk tahun ini hingga beberapa tahun ke depan, penanganan kemiskinan ekstrem hanya difokuskan di 25 desa tersebut. Dia mengatakan penanganan kemiskinan ekstrem di Karawang akan mendapat intervensi dari pemerintah pusat.

Di tahun 2021 ini, akan ada bantuan uang tunai Rp900 ribu untuk warga kategori miskin di 25 desa di daerah itu dari pemerintah pusat. Selanjutnya, pada tahun-tahun ke depan penanganan kemiskinan ekstrem dari pusat berlanjut ke bantuan sembako hingga pemberdayaan masyarakat.

Sebanyak 25 desa yang menjadi sasaran program penanganan kemiskinan ekstrem itu, di antaranya Cemarajaya, Gebangjaya, Kedungjaya, Kedungjeruk, Kertarahayu (Kecamatan Cibuaya) serta Karyamulya, Kutaampel, Segaran, Segarjaya, dan Telukbango (Kecamatan Batujaya).

Selain itu, Desa Kiara, Pasirjaya, Sukajaya, Sumurgede, dan Tegalurung (Kecamatan Cilamaya Kulon) serta Kutagandok, Kutakarya, Kutamukti, Sampalan, dan Sindangsari (Kecamatan Kutawaluya). Sisanya tersebar di lima desa di Kecamatan Pedes, yakni Jatimulya, Karangjaya, Kertaraharja, Payungsari, dan Randumulya.

Sesuai dengan data Dinas Sosial Karawang, hingga Desember 2020, jumlah DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Karawang ada 266.468 rumah tangga atau 281.570 kepala keluarga atau 860.659 jiwa. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita