700 Rumah di Karangligar Tenggelam

KARAWANG – Sedikitnya 700 rumah di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang tenggelam setelah banjir sudah melampaui atap rumah. Petugas BPBD dibantu TNI-Polri masih menyisir kawasan banjir yang paling parah di Karawang ini untuk mencari warga yang terjebak banjir.

Air setinggi atap rumah ini mulai terjadi sejak malam hari kemarin, Sabtu (20/2/21) hingga hari ini, Minggu (21/2). Karangligar merupakan salah satu desa yang mengalami dampak terparah dalam banjir Karawang.

Menurut tokoh masyarakat setempat Asep Saepuloh mengatakan sedikitnya ada 700 rumah di tiga RT Dusun Pengasinan Desa Karangligar yang rumahnya sudah melewati atap. Ada 2.000 warga yang mengungsi sejak kemarin karena air terus meninggi hingga melampaui atap rumah.

“Air terus masuk ke desa kami sejak kemarin sore hingga sekarang. Kita sudah minta ke BPBD agar dikirim tambahan perahu karet karena masih ada warga yang terjebak diatas rumah,” kata Asep Saepuloh, Minggu (22/2).

Menurut Asep, dia bersama pemuda setempat tetap berada di dekat lokasi banjir untuk membantu warga yang masih kesulitan evakuasi. Tinggi air yang mencapai 2 meter lebih menyulitkan warga untuk evakuasi.

“Harus pakai perahu karet karena sudah dalam. Tapi perahu karetnya sudah ditarik oleh BPBD ketempat lain. Makanya kami mohon ada perahu karet lagi, ” katanya.

Asep mengaku banjir kali ini cukup parah karena luapan sungai Cibeet dan Citarum tumpah di desanya dalam waktu beberapa hari kebelakang. Dia berharap pemerintah bisa segera mengutamakan desanya yang menderita banjir paling parah.

“Memang banjir hampir merata di Karawang, tapi desa kami sudah tenggelam. Evakuasi hanya bisa dilakukan dengan perahu karet,” katanya. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita