Di Jalan yang Kebanjiran, Gerobak Bisa Menghasilan Uang

DI SETIAP ada kesempitan pasti ada kesempatan. Hal itu diilhami betul oleh tiga sekawan, Ade, Mahmud dan Gigih, warga Bubulak Paracis, Kelurahan Karangpawitan, Karawang.

Melihat para pengendara sepeda motor kebingungan melintasi Jalan Pangkal Perjuangan yang tergenang hingga setengah meter, tiga sekawan itu merasa punya kesempatan untuk mendapat cuan.

Gerobak yang biasa digunakan mengangkut material bangunan, dijadikan angkutan sepeda motor menerjang banjir. Para pengendara mengaku sangat terbantu sebab tidak harus memutar jauh untuk sampai ke seberang jalan yang kebanjiran.

“Kalau saya paksakan melaju menerjang banjir, pasti air akan masuk ke mesin melalui knalpot dan akhirnya motor mogok. Kalau saya harus memutar, jaraknya lumayan jauh. Untung ada mereka, terus terang sangat terbantu,” kata Asep, seorang pengendara motor, Minggu (21/2).

Tarif yang tawarkan oleh para ojek gerobak yaitu Rp 30.000. Pengendara motor juga bisa naik ke gerobak bersama sepeda motor sehingga tidak akan kebasahan. Harga itu sangat terbuka untuk ditawar.

“Setelah pembayaran, uang itu kemudian dibagi tiga. Dari pagi sampai siang ini baru ada tiga yang pakai jasa kami. Selain kami ada juga ojek gerobak lain, ada sekitar empat ojek gerobak kemungkinan,” tutur Ade. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita