Gagal Entaskan Kemiskinan, Gemak Ajak Rakyat Demo

KARAWANG,- Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Karawang (Gemak) berencana melakukan aksi demontrasi di Kantor Pemkab Karawang. Dalam aksinya, mahasiswa mengajak rakyat untuk turun ke jalanan bersama-sama. Seruan aksi tersebut diumumkan dalam spanduk berisi kritikan kepada pemerintah yang dipasang di beberapa ruas jalan alteri.

Ketua Gemak, Bayu Ginting mengatakan, Aksi tersebut ditargetkan digelar pada Oktober 2021 ini. Koalisi mahasiswa yang telah sepakat mengelar aksi diantaranya mahasiswa Universitas Buana Perjuangan, Sekolah Tinggi Budi Pertiwi dan Sekolah Tinggi Pamitran. Bayu dengan tegas mengaku bertanggungjawab atas spanduk seruan aksi yang dipasang di beberapa ruas jalan.

“Ada lima spanduk yang kami pasang, diantaranya di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dekat pasar Johar, JPO dekat Islamik Centre, dua spanduk di pintu perlintasan kereta api Jalan Tujuh Pahlawan Revolusi (TUparev), dan satu lainnya di Jembatan Alun-alun Karawang. Dari lima spanduk itu, dua diantaranya hilang,” katanya.

Bayu mengaku, spanduk tersebut dipasang sebagai bentuk propaganda mahasiswa, dan mengajak rakyat bersama mahasiswa untuk turun ke jalanan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pemkab Karawang. Spanduk dipilih menjadi alat propaganda agar semua warga masyarakat dapat mengetahui tentang isu yang sedang mengemuka di Karawang. Pertimbangannya, tidak semua orang membaca berita, dan tidak semua orang memiliki gawai untuk mengakses informasi.

Ketua Gerakan Mahasiswa Karawang, Bayu GInting saat berorasi di gerbang kantor Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana.

Spanduk yang hilang, kaya Bayu, akan diperbanyak dan dipasang dibanyak tempat. Spanduk tersebut merupakan seruan aksi atau ajakan kepada rakyat untuk melakukan aksi demontrasi bersama mahasiswa. Terdapat dua isu yang akan dibahas dalam unjuk rasa nanti. Pertama, kata Bayu, tentang dugaan korupsi dana program Karawang Cerdas. Kedua, lanjut Bayu, tentang kemiskinan ekstrim yang telah menjajah ratusan ribu warga Karawang.

“Pada aksi yang pertama, kami menyuarakan dugaan korupsi program Karawang Cerdas, namun sejak aksi tersebut digelar sampai hari ini, tidak ada tanggapan atau jawaban atas pertanyaan dan tuntutan kami. Kami dikacangin sama Pemkab Karawang. Bersamaan dengan itu, kami telah melakukan investigasi atas dugaan penyelewengan dana program Karawang Cerdas,” tutur Bayu.

Aksi kedua yang ditargetkan digelar Oktober 2021 ini, kata Bayu, akan meminta pertangungjawaban dan penjelasan Bupati Karawang Cellica Nurachadiana dalam pengentasan kemiskinan. Gemak menilai, Cellica Nurachadiana telah menjabat Bupati Karawang sejak tahun 2016 silam. Gemak ingin, Cellica Nurachadiana menjelaskan program apa saja yang telah dilaksanakan sebagai upaya pengentasan kemiskinan.

“Cellica ini sudah dua periode. Program apa saja sih yang telah dijalankan dalam pengentasan kemiskinan. Seperti apa program dan kebijakannya. Keberadaan warga miskin di Karawang itu ada nyatanya. Banyak jumlahnya dan berada di sekeliling kita. Statistik jumah warga miskin itu simbolnya, dan wujudnya ada. Apa penyebab rakyat kita miskin. Apa upaya Pemkab Karawang dalam pengentasan kemiskinan ini. Itu yang ingin kami tahu, atau jangan-jangan selama ini tidak ada program pengentasan kemiskinan yang bersumber anggaran dari APBD Pemkab Karawang,” tutur Bayu.

Bayu juga mengingatkan, janji kampanye Cellica-Aep di Pilkada Karawang 2020 salah satunya menyuarakan pengentasan kemiskinan. Bayu bersama Gemak akan menagih janji tersebut. “Janji adalah hutang, dan kami ingin tahu bagaimana cara Cellica-Aep membayar hutang tersebut. Melalui program dan kebijakan seperti apa. Itu harus diungkap kepada publik,” kata Bayu.

Jika Pemkab Karawang tidak merespon tuntutan mahasiswa dalam aksinya kelak, Bayu mengaku akan membawa isu tersebut ke Ibu Kota Jakarta. Pihaknya akan melakukan aksi demontrasi di Jakarta agar mendapat perhatian dari Presiden Jokowi. “Jika kami dikacangin lagi, kami ingin isu ini diketahui banyak orang dengan mengelar aksi di Jakarta,” pungkas Bayu. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita