PKC Terlibat Berantas Buta Hurup Al-Qur’an

KARAWANG,- Pupuk Kujang Cikampek (PKC) terlibat dalam misi pengentasan buta huruf Al-Qur’an. Berdasarkan data Kemenag, angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia masih tinggi mencapai 65 persen. Pemberantasan buta hurup Al-Qur’an butuh peran serta banyak pihak. Pupuk Kujang Cikampek terlibat dengan 10 ribu Al-Qur’an yang akan dibagikan ke seluruh pelosok Jawa Barat.
Vice President PKBL Pupuk Kujang, Agung Gustiawan mengtakan, pihaknya berkolaborasi bersama Baitulmaalku. Bantuan yang dihimpun akan disalurkan ke wilayah yang tepat.
Di malam Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan kemarin, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pupuk Kujang memberikan wakaf Al-Qur’an ke masyarakat sekitar
perusahaan melalui lembaga Baitulmaalku. Sebanyak 300 mushaf disalurkan ke majlis taklim di Kampung Sasak Seng, Kalihurip, Dawuan Tengah, Dawuan Barat dan Payuyon. “Penyerahan wakaf ini sengaja dilakukan di malam Ramadan ke 17. Sebab, di tanggal itu, Al-Qur’an untuk pertama kalinya diturunkan ke dunia,” kata Agung.
Agung menambahkan, semangat malam nuzulul quran mudah-mudahan bisa menginspirasi ummat untuk lebih memperhatikan Al-Qur’an. Namun sayangnya, meski Indonesia adalah
salahsatu negara muslim terbesar, angka buta huruf Al-Qur’an di masyarakat cukup tinggi.
“Berdasarkan data Kemenag, angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia masih tinggi yaitu sebanyak 65 persen,” ujar Agung, Kamis, 29 April 2021.
Agung menambahkan, program ini dilakukan sebagai salah satu bentuk perhatian dan komitmen Pupuk Kujang di bidang keagamaan. “Wakaf ini jadi salah satu upaya Pupuk Kujang
mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di masyarakat,” kata Agung.
Program waqaf Al-Qur’an merupakan kali pertama dilakukan, namun realisasinya sudah mencapai sepertiga dari yang direncanakan. Dalam program itu, Pupuk Kujang mewakafkan Rp 30 juta dalam program 10 ribu wakaf Al-Qur’an. “Program Wakaf 10 ribu mushaf Al-Qur’an sudah terealisasi sebanyak 2.835 mushaf. Sejauh ini telah disebar ke Sukabumi, Cianjur, Cirebon, Bandung dan wilayah pesisir Jawa Barat. Pesisir Karawang juga,” ujar Liyan dari Baitulmaalku.
Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Pupuk Kujang berharap kegiatan waqaf Al-Qur’an dapat terus dilaksanakan sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat,khususnya menekan angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita