Pria 53 Tahun Perkosa Gadis 18 Tahun

KARAWANG, – Seorang pria berusia 53 tahun memperkosa perempuan berusia 18 tahun. Tidak hanya sekali, pemerkosaan dilakukan tiga kali. Peristiwa ini dilakukan di beberapa tempat, yaitu di Kabupaten Karawang dan Purwakarta.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasat Reskrim, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, hubungan antara tersangka dengan korban yaitu kakek dengan cucu tirinya.

Tidak hanya sekali, perkosaan dilakukan tiga kali. Pertama sejak korban duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar. Perbuatan keji yang kedua dilakukan pelaku pada tahun 2015. Perkosaan yang ketiga dilakukan pada tahun 2018.

Korban awalnya enggan mengungkap aib itu lantaran tak ingin merusak rumah tangga neneknya dengan tersangka. Namun korban juga tak ingin pulang trauma bertemu dengan tersangka. Korban memilih menginap di rumah temannya.

“Hasil pemeriksaan, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya. Untuk visum korban ada luka robekan di kemaluannya,” kata Oliestha kepada wartawan, Kamis (27/5/21).

Tersangka mengaku, kejadiannya pertama di Tahun 2013 di rumah kontrakan di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Korban saat itu duduk di kelas 4 Sekolah Dasar. Ketika sedang tidur di kamar neneknya, tersangka meraba tubuh korban, dan kemudian menyetubuhinya.

“Perkosaan kedua pada Tahun 2015. Kejadiannya di rumah kontrakan daerah Kota Baru, Karawang. Korban yang sedang tidur, tiba-tiba merasakan ada yang merabanya. Korban terbangun dan melihat wajah tersangka,” terangnya.

Korban yang ketakutan memilih membelakangi korban dan menutup matanya. Dibawah ancaman tersangka, korban disetubuhi.

Berselang tiga tahun kemudian, Maret 2018, tersangka mengulangi perbuatannya. Perbuatan itu terjadi di rumah kontrakan di Kecamata Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

“Tersangka yaitu AS (53), dan korban berinisial FA (18). Modus tersangka memaksa dengan menggunakan ancaman kekerasan kepada korban untuk persetubuhan,” kata Oliestha.

Tersangka dijerat pasal 81 atau 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPPU Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang. Ancaman atas perbuatan tersangka yaitu hukuman 15 tahun penjara. (Teguh Purwahandaka)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita