RSI Karawang Kebanjiran, Puluhan Pasien Dievakuasi

KARAWANG,- Sejumlah pasien terpaksa dipindahkan ke rumah sakit terdekat, ada pula yang meminta pulang paksa bahkan kabur ketika Rumah Sakit Islam (RSI) Karawang di Jalan Pangkal Perjuangan kebanjiran. Selain harus menyelamatkan pasien, para tenaga rumah sakit juga harus menyelamatkan alat medis yang nilainya ratusan bahkan miliaran rupiah. Sebab, ketinggian air banjir di rumah sakit ini mencapai satu meter.

Tenaga bagian administrasi dan keuangan RSI Karawang, Tedy Syaifudin mengatakan, air mulai masuk ke area rumah sakit sejak Sabtu (20/2) sore. Melihat air yang terus meninggi, pihak rumah sakit kemudian berupaya mengevakuasi pasien dan peralatan medis. Tedy mengaku sempat keteteran sebab pihak rumah sakit memberlakukan bekerja di rumah bagi beberapa karyawannya.

“Pasien dievakuasi, dipindahkan ke rumah sakit Hermina dan Lira Medika. Totalnya ada 20 pasien. Total ada sekitar 50 pasien yang sedang ditangani oleh RSI Karawang. Diantaranya pasien COVID-19,” kata Tedy, Minggu (21/2).

Sementara itu pasien lainnya, banyak yang meminta pulang paksa, padahal masih dalam penanganan tim medis. Pihak rumah sakit melakukan skala prioritas bagi pasien yang dapat diijinkan pulang atau dipindahkan ke rumah sakit lainnya. Bahkan, kata Tedy, ada juga pasien yang kabur tidak melapor ke pihak rumah sakit.

“Air sangat cepat naik, di beberapa bagian rumah sakit, ketinggian air ada yang mencapai satu meter lebih. Banjir ini lebih parah dibanding bencana sebelumnya dibtahun 2010 silam,” kata Tedy.

Banjir juga merendam ratusan rumah di sekitar RSI Karawang, di Kampung Bubulak Paracis Kelurahan Karangpawitan. Ketinggian air mencapai satu meter lebih. Air berasal dari Sungai Citarum yang meluap. (Teguh Purwahandaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori berita