x Seedbacklink

Waspada Penyakit Kusta, Puskesmas Plawad dan Kader Posyandu Gelar Sosialisasi di Kampung Karees

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Mei 2026 12:49 22 redaksi

Karawang.info – Puskesmas Plawad bersama kader Posyandu menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit kusta kepada masyarakat di lingkungan RW 11 Kampung Karees, Kelurahan Palumbonsari, Kabupaten Karawang, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pihak Puskesmas Plawad, Sekretariat Kelurahan Palumbonsari, Babinsa, kader Posyandu, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti sosialisasi.

Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya penyakit kusta, cara penularan, hingga langkah pencegahan dan pengobatannya.

Kader Posyandu, Wina, mengatakan kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kusta agar tidak terjadi penularan lebih luas di lingkungan warga.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama Puskesmas Plawad melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kusta di lingkungan Kampung Karees RW 11. Antusias masyarakat juga cukup baik untuk mendengarkan penjelasan mengenai pencegahan penyakit kusta,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di lingkungan tersebut terdapat salah satu warga yang terindikasi menderita penyakit kusta. Karena itu, pihak kader bersama petugas kesehatan akan melakukan pendataan warga di wilayah sekitar guna langkah pencegahan dini.

“Insyaallah besok kami akan mendata warga yang berada di lingkungan RW 10 terlebih dahulu,” tambahnya.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa penyakit kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri *Mycobacterium leprae*. Penyakit ini menyerang saraf, kulit, dan selaput lendir.

Penularan kusta dapat terjadi melalui percikan atau tetesan napas dari penderita yang belum mendapatkan pengobatan, terutama melalui kontak dekat dalam waktu lama. Meski demikian, penyakit kusta tidak mudah menular seperti flu.

Petugas kesehatan juga menegaskan bahwa penyakit kusta dapat disembuhkan secara total apabila ditangani sejak dini melalui pengobatan MDT (Multi Drug Therapy) yang telah direkomendasikan WHO dan tersedia secara gratis di puskesmas.

(vin)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x Seedbacklink
error: Content is protected !!