x Seedbacklink

Orang Tua Siswa Korban Pingsan Soroti Kelalaian Panitia Invitasi Olahraga Tirtajaya

waktu baca 3 menit
Rabu, 13 Mei 2026 12:55 132 redaksi

Karawang.info – Polemik penyelenggaraan Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Tirtajaya yang digelar di Lapang Bola Medankarya, Senin (12/5/2026), terus menuai sorotan. Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan akibat pernyataan salah satu pihak penyelenggara yang dinilai menyinggung profesi jurnalistik, kini kritik keras datang dari pihak keluarga peserta didik.

Salah satu orang tua siswa, Aan Karyanto, mengungkapkan kekecewaannya setelah anaknya dikabarkan pingsan saat mengikuti rangkaian perlombaan. Ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut banyak memiliki kekurangan, baik dari sisi teknis maupun mekanisme penyelenggaraan.

Menurut Aan, panitia dinilai kurang siap dalam mengantisipasi risiko keselamatan peserta, terutama terkait ketersediaan tim kesehatan di lokasi kegiatan. Padahal, kegiatan olahraga yang melibatkan anak-anak usia sekolah dasar memiliki risiko fisik yang cukup tinggi.

“Secara teknis maupun mekanisme penyelenggaraan, menurut saya acara ini kurang efektif pelaksanaannya. Selain itu, terlihat jelas adanya kelalaian besar dari panitia dalam mempersiapkan tim kesehatan sejak awal kegiatan berlangsung. Padahal, ini menyangkut keselamatan bahkan nyawa anak-anak kami selaku peserta,” ujar Aan.

Ia juga mengaku kecewa karena hingga saat ini belum ada pihak penyelenggara yang datang memberikan penjelasan ataupun permohonan maaf kepada keluarga peserta yang mengalami insiden.

“Saya selaku orang tua sangat kecewa kepada panitia perlombaan yang telah mengabaikan aspek keselamatan siswa. Fakta di lapangan menunjukkan mereka sama sekali tidak menyiapkan petugas medis di lokasi kegiatan. Saya akan menuntut pihak panitia lomba yang telah lalai menjaga keselamatan peserta. Sampai detik ini pun, saya belum pernah didatangi atau dikonfirmasi oleh pihak penyelenggara sama sekali,” tegasnya.

Aan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang pada kegiatan berikutnya. Ia meminta panitia lebih serius memperhatikan aspek keselamatan peserta.

“Harapan saya, ke depannya panitia harus benar-benar lebih serius dan memperhatikan aspek keselamatan setiap peserta lomba, jangan sampai kejadian serupa terulang kembali menimpa anak-anak lain,” tambahnya.

Selain itu, Aan juga menduga adanya pengabaian terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mempertanyakan keterlibatan pihak Puskesmas yang seharusnya menjadi bagian penting dalam kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

“Saya juga menduga panitia telah mengabaikan SOP yang berlaku. Ada indikasi kuat bahwa pihak Puskesmas sama sekali tidak dilibatkan dalam proses maupun pelaksanaan kegiatan olahraga tingkat Kecamatan Tirtajaya ini,” tandasnya.

Sorotan terhadap kegiatan tersebut semakin menguat setelah sebelumnya sejumlah siswa dilaporkan mengalami pingsan saat perlombaan berlangsung. Di sisi lain, pernyataan salah satu pengawas Korwilcambidik yang dianggap menyinggung profesi wartawan juga turut memicu reaksi dari berbagai organisasi pers di Karawang.

Kini, munculnya tuntutan dari pihak orang tua peserta mendorong desakan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan kegiatan, termasuk pertanggungjawaban resmi dari panitia demi menjamin keselamatan peserta pada kegiatan serupa di masa mendatang.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x Seedbacklink
error: Content is protected !!