
Sidak ke Lapangan, Wakil Kepala BPS RI Apresiasi Kerja Keras Petugas Sensus Ekonomi Karawang.info – Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat usaha di Kabupaten Karawang, Minggu (21/6/2026).
Sidak dilakukan untuk melihat secara langsung proses wawancara lapangan sekaligus mengevaluasi efektivitas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
Sonny mengatakan, kunjungan tersebut sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar dirinya dapat melihat kondisi lapangan secara alami, termasuk bagaimana petugas menjalankan proses pendataan dan bagaimana respons para pelaku usaha yang menjadi responden.
“Memang sidak. Kalau disiapkan dulu nanti sama saja. Saya harus melihat secara natural seperti apa kondisinya, bagaimana petugas bertanya, dan bagaimana responden menjawab. Hal itu penting sebagai evaluasi bagi kita,” ujar Sonny saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Karawang.
Dalam kunjungannya, Sonny memantau langsung petugas yang sedang melakukan pendataan pada sejumlah sektor usaha, di antaranya industri, restoran, dan berbagai tempat usaha lainnya.
Ia mengakui pelaksanaan Sensus Ekonomi menghadapi tantangan besar, mengingat petugas harus mendata puluhan juta unit usaha yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menurutnya, salah satu kendala yang sering ditemui di lapangan adalah responden tidak berada di lokasi atau sedang menjalankan aktivitas usaha sehingga tidak dapat langsung ditemui petugas.
“Ini tantangan besar bagi petugas. Responden yang didata sering kali tidak berada di tempat atau sedang sibuk, sehingga petugas harus kembali lagi. Ini membutuhkan effort yang luar biasa,” katanya.
Sonny juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para petugas sensus yang tetap menjalankan tugas setiap hari untuk menemui responden, termasuk menyesuaikan waktu kunjungan dengan aktivitas para pelaku usaha.
Terkait tujuan SE2026, Sonny menegaskan bahwa sensus tersebut diarahkan untuk menghasilkan data yang lengkap, akurat, dan terperinci mengenai aktivitas ekonomi di berbagai klasifikasi lapangan usaha di Indonesia.
Data yang dikumpulkan nantinya mencakup berbagai informasi ekonomi, mulai dari penciptaan nilai tambah, biaya produksi, penyerapan tenaga kerja, hingga omzet dan aset masing-masing pelaku usaha.
“Pagi ini saya juga sudah menyampaikan kepada seluruh Eselon 1 selaku koordinator wilayah untuk memantau capaian di setiap kabupaten, kota, dan provinsi. Wilayah yang capaiannya masih kurang harus terus ditingkatkan,” pungkas Sonny.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menghasilkan basis data ekonomi yang komprehensif dan mutakhir sebagai bahan penting dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.
(Diskominfo)

Tidak ada komentar